Kontainer Langka, Ekspor Terhambat, Dunia Usaha Merugi

Pertama, mempermudah/memfasilitasi eksportir mendapatkan bahan baku dari lokal dengan fasilitas Kemudahan Lokal Tujuan Ekspor dan Optimalisasi Penggunaan PLB . Sementara kendala eksternal yang dihadapi adalah persaingan produk sejenis dari negara lain yang umumnya lebih murah dan mempunyai produktifitas lebih tinggi. Hal inilah yang membuat daya saing produk luar lebih baik dibandingkan produk yang dihasilkan Indonesia.

Namun nilainya lumayan, whole dari Januari sampai September, ekspor rambut menghasilkan USD 350 ribu atau setara Rp 3,3 miliar. Wig alias rambut palsu kualitas terbaik memang disarankan dibuat dengan bahan baku rambut manusia. Karena itu negara-negara mode seperti Italia dan Prancis kerap meminta rambut bekas potong, dari negara-negara Asia. Jangan dikira rambut kita yang dipotong di salon akan disapu lalu dibuang begitu saja. Bila kondisinya masih bagus, rupanya tangan-tangan kreatif akan mengemasnya sebagai bahan wig untuk industri fesyen di luar negeri.

Sehingga, ketika kebijakan larangan ekspor bahan baku rotan diberlakukan, penyelundupan rotan dipastikan bakal terus terjadi. Dari knowledge UN Comtrade, katanya, pada 2011 Indonesia masih menjadi eksportir utama bahan baku rotan. Diikuti Singapura, yang tidak memiliki lahan atau hutan yang ditumbuhi rotan, tapi mampu ekspor senilai US$11,808 juta dolar. Selain ekspor, kelangkaan kontainer yang berkepanjangan ini juga dinilai punya potensi bahaya karena dapat mengerek harga komoditas yang diimpor Indonesia.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengakui bahwa merebaknya wabah coronavirus mulai berdampak terhadap pergerakan barang. Terkait impor dari China, dirinya menegaskan akan tetap jalan sebagaimana mestinya. Perkataan Kasan terbukti melalui rilis Badan Pusat Statistik pada Senin (17/2) silam. Ekspor non-migas Indonesia ke China selama Januari 2020 anjlok US$211,79 juta, sedangkan impor non-mogas Indonesia dari China anjlok US$115,2 juta. Dia menambahkan, harga ponsel di segmen menengah mulai mengalami kenaikan, meskipun belum signifikan.

Tergantung pada keadaan pasar kerja tertentu, lowongan pekerjaan atau personel yang memenuhi syarat mungkin langka. Pencari kerja dapat memilih untuk menargetkan posisi tertentu di mana personel yang memenuhi syarat langka. Sebaliknya, mereka juga dapat pindah ke kota atau negara lain jika kesempatan kerja langka di bidang yang mereka pilih. Dalam situasi yang ditandai dengan kelangkaan, masyarakat harus memutuskan bagaimana mengalokasikan sumber daya yang langka secara efisien, untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan mayoritas penduduk. JAKARTA, RADARBANGSA.COM – Pandemi Covid-19 membawa pengaruh yang sangat besar bagi para pelaku usaha di Indonesia. Saat ini Industri kecil dan menengah sektor makanan sedang membutuhkan dukungan pasokan bahan baku untuk dapat terus beroperasi.

Ekspor bahan- bahan langka

Namun, saat ini sudah naik di kisaran Rp 17 ribu – Rp 20 ribu per kilogram. Proyeksi muncul dari kapasitas produksi nasional sekitar 398,6 juta APD dikurang kebutuhan dalam negeri sekitar eight,5 juta APD. Hampir semua ranah bisnis memerlukan aktivitas impor untuk meningkatkan kualitas produk dan menambah variasi produk. Dengan pertumbuhan bisnis berbasis barang impor yang semakin lancar, Anda membutuhkan strategi pengelolaan keuangan yang tepat agar bisnis semakin berkembang. Distributor barang impor adalah salah satu peluang bisnis yang paling sering ditemui. Baik distributor barang impor yang berasal dari sebuah brand resmi, maupun barang impor yang tidak memiliki brand besar atau biasa disebut dengan istilah brand rumahan.

Apalagi, dari riset dan kajian ilmiah yang dilakukan Prof Dr. Ir Yanto Santosa dari Dept. Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, ternyata tidak ada hubungan linear antara deforestasi dengan perluasan kebun sawit. Penggunaan lahan sebagai sumber daya alam pun, menurutnya, tidak hanya monopoli pengembangan kebun sawit.

Selain itu, papar mereka berdua, Pemerintah juga sedapat mungkin akan mengurangi hambatan investasi. Langkah ini diyakini bisa merangsang masuknya investasi di bidang furnitur dari Cina. Sementara untuk meningkatkan daya saing ekspor furnitur Indonesia, Pemerintah telah berupaya memperkuat penguasaan desain. Akan tetapi, kata Irwan, seiring perkembangan waktu, tembakau sudah mulai tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan diimpikan oleh petani.

Sementara, harga tembakau yang menjadi bahan utama dalam industri rokok justru tidak mengalami kenaikan, bahkan sering juga anjlok harganya. “Kita sudah komunikasikan dengan dinas terkait, kualitas sudah oke, tinggal legalitas saja bagaimana agar produk UMKM bisa masuk ke toko-toko yang representatif seperti retail dan sebagainya. Setidaknya, dodol labu kuning ini tidak hanya sekedar produk dari desa tapi juga punya nilai yang tinggi, punya kaliber untuk dipajang di toko retail,” katanya. Untuk mendukung para UMKM kata Rofi, pemerintah daerah akan melakukan pendampingan di bidang perijinan. Dia ingin dodol labu kuning tersebut berada di pasar yang tepat, misalnya toko-toko retail dan toko oleh-oleh khas Sambas yang punya nilai tinggi dan kompetitif. Rofi ingin dodol labu kuning dari Desa Bekut bisa menembus pasar nasional bahkan internasional.

“Jangan kami dibiarkan bertarung sendiri mengatasi utang kepada pemasok bahan baku dan bank, kekringan arus kas, gejolak tuntutan buruh,serta pajak yang tidak friendly. Jangan biarkan kami dihabisi produk impor dengan harga yang tidak rasional dan kualitas yang berstempel SNI,” ujar Sobur. Abdul Sobur menyebutkan, harga bahan baku rotan semula Rp thirteen ribu – Rp 15 ribu per kilogram.